Saturday, July 23, 2011

Bab I. Materi IPS Kelas IX. Negara Maju dan Negara Berkembang


NEGARA MAJU DAN NEGARA BERKEMBANG


Standar Kompetensi :
  1. Memahami Kondisi Perkembangan Negara di Dunia
Kompetensi Dasar    :
1.1.   Mengidentifikasi Ciri-ciri Negara maju dan Negara berkembang
Tujuan Pemelajaran  :
Setelah mempelajari materi negara maju dan negara berkembang, siswa diharapkan mampu ;
  1. Mengidentifikasikan indikator negara maju dan negara berkembang
  2. Mengidentifikasikan ciri-ciri negara maju dan negara berkembang
  3. Membuat peta wilayah negara maju dan negara berkembang
  4. Memberikan contoh negara-negara yang tergolong ke dalam negara maju dan negara berkembang beserta alasannya.

A.  Pembagian Negara Maju dan Negara Berkembang
Atas dasar tingkat kesejahteraan penduduknya,negara-negara di dunia dapat dibedakan menjadi dua kelompok, yaitu negara-negara maju ( developed countries) dan negara-negara berkembang (developing countries).Secara Sederhana yang dimaksud dengan negara maju (developed cauntris) adalah negara yang sudah bisa mencapai tingkat kemajuan dan kesejahteraan yang tinggi. Sedangkan negara berkembang (developing cauntris) adalah negara yang sedang membangun menuju kemajuan. Berdasarkan tingkat kemajuan ekonomi dan teknologi, negara-negara di dunia di bagi menjadi tiga bagian yaitu :
1.       Negara Dunia Pertama, meliputi negara-negara industri yang menggunakan corak ekonomi pasar, yang secara luas disebut negara-negara kapitalis atau dunia barat. Contohnya kelompok negara-negara Amerika Serikat dan Eropa Barat.
2.       Negara dunia ke dua, meliputi negara-negara ekonomi terencana secara sentral yang disebut blok komunis atau kubu sosialis. Contohnya Rusia
3.       Negara dunia ke tiga, meliputi negara-negara miskin banyak diantaranya baru merdeka dari kekuasaan kolonial, merupakan kelompok negara miskin / underdeveloped. Contohnya negara-negara di  benua Asia dan Afrika
Dari pengelompokan tiga bagian tersebut muncul istilah negara-maju dan negara berkembang.

B.   Indikator Negara Maju dan Negara Berkembang

Friday, May 20, 2011

Antisipasi cekok berkedok NII

       Akhir- akhir ini banyak pelajar dan mahasiswa yang mendadak hilang dan diduga dipengaruhi otaknya oleh ajaran Negara Islam Indonesia (NII). Hebohnya dan resahnya masyarakat menanggapi berita tersebut membuat beberapa pihak melakukan tindakan pencegahan. Para remaja menjadi sasaran NII ini karena remaja merupakan masa pencarian jati diri, kondisi mereka masih sangat labil dan mudah sekali dicekoki oleh hal-hal yang baru dan negatif.
      Berkaitan dengan adanya issu banyak remaja diculik dan dicekoki paham-paham yang tidak benar tersebut. Bahkan penculiknya  melakukan pencucian otak (brainwashing) terhadap korban . Bagaimana tindakan kita sebagai seorang guru menyikapi terror tersebut ?? Kita sebagai seorang pendidik bertanggungjawab untuk melakukan tindakan pencegahan kepada peserta didik melalui cara yang persuasive, agar anak-anak kita tidak mudah dipengaruhi dan terpengaruh oleh paham-paham yang tidak benar. Tindakan yang dapat dilakukan adalah dengan membangun benteng ketahanan siswa. Guru bertanggungjawab untuk membangun ketahanan diri siswa sebagai benteng pertahanan menghadapi pengaruh-pengaruh negatif dari dunia luar akibat perubahan sosial budaya yang semakin cepat.Disinilah pentingnya guru sebagai seorang pendidik, mendidik berarti bukan hanya transformasi ilmu pengetahuan dari guru kepada siswa, tetapi lebih menekankan kepada pemberian bimbingan pada peserta didik agar potensi yang dimiliki mereka berkembang secara optimal mungkin, ahklak moral mereka terjaga dan dapat meneruskan serta mengembangkan nilai-nilai hidup dalam kehidupan sehari-hari. Dalam proses pendidikan ini disamping guru adalah penyampai ilmu pengetahuan (mengajar) juga sekaligus pembimbing,membina dan menjaga ahlaq peserta didik ( mendidik).
Tindakan membangun benteng ketahanan diri peserta didik ini bukan hanya tanggung jawab guru mata pelajaran PKn, PAI maupun guru BP/BK saja. Namun semua guru mata pelajaran termasuk kepala sekolah dan komite mempunyai tanggung jawab moral dalam mewujudkan ketahanan siswa tersebut . Berupaya menyelamatkan peserta didik dari intervensi kelompok-kelompok,radikalisme, liberalisme dan paham-paham lain yang menyesatkan. Bukan hanya Napza (Narkotika, Psikotropika, dan Zat Aditif lainnya), adanya issu tentang pencucian otak alla NIIpun patut untuk kita waspadai. Napza maupun cekok paham-paham berkedok NII merupakan zat yang berpengaruh terhadap susunan syaraf atau otak manusia. Mereka yang sudah terpengaruh akhirnya tidak lagi memiliki nilai-nilai moral dan kecakapan sosial sebagaimana layaknya orang-orang normal lainnya.
        Menurut pendapat saya ada tiga hal yang dapat dilakukan oleh guru, sebagai tindakan antisipasi berkaitan dengan adanya isu pencucian otak ala NII ini.Pertama, guru ketika menyampaikan ilmu dikelas ( mengajar), harus melakukan bimbingan, membina moral siswa melalui penyisipan materi tentang pentingnya bersikap waspada dan antisipatif terhadap kehadiran orang yang belum dikenal dengan baik. Guru melakukan pembinan terhadap peserta didik akan bahaya yang ditimbulkan dengan adanya pencucian otak yang diduga dilakukan oleh kelompok NII. Tanamkan sikap kritis kepada siswa terhadap pengaruh perubahan cara berfikir orang lain, artinya kritis dalam hal ini berarti sikap tidak menerima begitu saja terhadap sesuatu yang berasal dari pihak lain, untuk kemudian mencermati segala kemungkinan yang timbul dan dapat dipersoalkan, menolak ikut arus pendapat mereka yang menurut orang lain dianggap sudah jelas dan benar. Berikan pemahaman kepada siswa bahwa bangsa Indonesia merupakan bangsa yang majemuk, keberagaman yang ada di Indonesia itu perlu kita hargai dan yang tidak kalah pentingnya perlu sekali menjaga keutuhan dan integritas bangsa Indonesia.
    Upaya yang kedua, ciptakan komunikasi yang harmonis dengan penuh kasih sayang, kesabaran dan keakraban dengan peserta didik sehingga mereka mau mengungkapkan beberapa permasalahan yang sedang mereka hadapi, agar mereka tidak ke sembarang orang percaya sehingga mudah untuk dicekoki. Menurut berita yang beredar para remaja yang berhasil diculik dan sudah dicuci otaknya oleh paham NII, akan berprilaku melawan kepada siapa saja termasuk orang tua. Tindakan-tindakan pencucian otak yang diduga dilakukan oleh NII, tidak hanya langsung kepada para remaja yang mereka culik, tetapi mereka lakukan juga melalui dunia maya ( internet), paham-paham NII ini mereka sampaikan kepada para pengguna internet. Semua guru berkewajiban membangun benteng pertahanan siswa dengan memberikan sebuah motivasi dan penguatan aqidah siswa secara benar sehingga dengan demikian siswa tidak terjerumus terhadap paham-paham yang menyesatkan.
     Yang ketiga guru perlu adanya komunikasi dan kerjasama dengan orang tua, agar mereka lebih memperhatikan anaknya dan waspada dengan kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh anaknya. Orang tua menurut saya jangan mudah percaya terhadap anaknya apabila mereka ijin keluar rumah dengan alasan belajar kelompok atau sekedar main.Bahkan ketika anak sering menyendiri di kamarpun selaku orangtua perlu mencurigai keadaan anak tersebut. Pemantauan orang tua tehadap anak harus lebih ekstra lagi dari sebelumnya. Perhatikan setiap perubahan yang terjadi pada diri anak, baik prilaku, penampilan, ibadahnya, teman-temannya dan prestasi sekolahnya. Orangtua harus memberikan kasih sayang dan perhatian yang cukup kepada anaknya. Buat anak merasa dihargai,nyaman curhat dan diskusi dengan orangtua.Ajak anak melakukan kegiatan-kegiatan positif yang dilakukan oleh orang tua seperti ibadah (sholat, baca alquran, puasa, shodaqoh dll).
Untuk membangun ketahanan siswa ini memang perlu adanya kerjasama yang sinergis antara guru dan orang tua di dalam mengantisipasi berbagai hal, termasuk mengantisipasi aliran-aliran sesat yang di duga dilakukan oleh NII.

Wednesday, May 4, 2011

Kepemimpinan dalam Organisasi

KEPEMIMPINAN DALAM PENDIDIKAN
Pengertian
Kepemimpinan adalah suatu kegiatan dalam membimbing suatu kelompok sedemikian rupa sehingga tercapai tujuan dari kelompok itu yaitu tujuan bersama
Pengertian kepemimpinan itu bersifat universal, berlaku dan terdapat pada kepemimpinan di berbagai bidang kegiatan atau hidup manusia
Pengertian umum kepemimpinan adlah kemampuan dan kesiapan yang dimiliki seseorang untuk dapat mempengaruhi, mendorong, mengajak,menuntut, menngerakan dan kalau perlu memaksa orang lain agar ia menerima pengaruh itu,selanjutnya berbuat sesuatu yang dapat membantu pencapaian suatu maksud atau tujuan tertentu.(Dirawat dkk,1976:11-12)
Unsur Yang Terlibat Dalam Situasi Kepemimpinan
oOrang yang dapat mempengaruhi orang lain di satu pihak
oOrang yang daapat mempengaruhi di lain pihak
oAdanya maksud-maksud atau tujuan-tujuan tertentu yang hendak dicapai
oAdanya serangkaian tindakan tertentu untuk mencapai maksud atau tujuan tertentu itu.

Beberapa Defenisi Tentang Kepemimpinan
1.Kepemimpinan merupakan motor atau daya penggerak daripada sumber-sumber, dan alat-alat (resources) tersedia bagsuatu organisasi (Sondang P.Siagian,1980:6)
2.Kepemimpinan adalah keseluruhan tindakan guna mempengaruhi serta menggiatkan orang, dalam usaha bersama untuk mencapai tujuan, atau dengan definisi yang lengkap dapat dikatakan bahwa kepemimpinan adalah proses pemberian jalan yang mudah (fasilitas) daripada pekerjaan orang lain yg terorganisir dalam organisasi formal guna mencapai tujuan yg telah ditetapkan (Mardjiin Syam,1966:11)
3.Carter v.Good memberikan pengertian yang lebih luas tentang apa sebenarnya hakekat kepemimpinan itu dalam dua batasan:
oThe ability and readiness to inspire,guide direct or management others
oThe role of interpreter of interpreted and abjectives of a group the group recognizing and accepting the interpreter as spokesman (Carter V.Good,1959;319)
oJadi kepeimpinan itu sebagai fenomen atau kualitas kegiatan-kegiatan kerja dan interaksi di dalam situasi kelompok,ini merupakan sumbangan dari seseorang di dalam situasi-situasi kerjasama. Kepemimpinan dan group adalah merupakan dua hal yang tak dapat dipisahkan antara satu dengan yang lain,tak ada group tanpa adanya kepemimpinan dan sebaliknya kepemimpinan hanya ada dalam situasi interaksi group, seseorang tak dapat dikatakan pemimpin jika ia berada di luar group.(cf.Dirawat dkk,1976:20)
oPembahasan tentang kepemimpinan telah menunjuk kepada suatu fenomena kemempuan seseorang dalam mengarahkan orang lain dalam suatu kerjasama. Apabila dipadukan dengan istilah pendidikan, muncullah istilah kepemimpinan pendidikan.

Friday, April 22, 2011

Memaknai Perjuangan Kartini ( Katini, Emansipasi)

Pada tanggal 21 April kamis kemarin, kita memperingati hari Kartini, yang merupakan salah satu hari bersejarah bagi para perempuan Indonesia dalam memperjuangkan keseteraan gender.RA.Kartini seorang priyayi atau kelas bangsawan Jawa, putri dari Raden Mas Adipati Ario Sosroningrat, bupati Jepara. Kartini lahir pada tanggal 21 April 1879 di Jepara. Banyak cara yang dilakukan oleh masyarakat Indonesia untuk memperingati hari tersebut.
Dalam sejarah, Kartini dikenal sebagai pahlawan nasional yang memperjuangkan kesetaraan gender wanita bumiputra, melalui gagasan, ide, dan pemikirannya dalam kumpulan surat yang berjudul “Habis Gelap Terbitlah Terang”. Kartini ditetapkan sebagai pahlawan nasional berdasarkan Keputusan Presiden RI Nomor 108 tahun 1964 tanggal 2 Mei 1964. Saking terkenalnya Kartini, namanya diabadikan sebagai nama museum di Jepara, nama jalan di negeri Belanda, bahkan pernah digunakan sebagai gambar mata uang kertas tahun 1985. Setelah seratus tiga puluh dua tahun,apa yang kita kenal dari Kartini ? Makna apa yang kita ambil dari peringatan kelahirannya.?
Menurut saya dalam memperingati hari kartini, hendaknya jangan hanya dijadikan symbol belaka. Tetapi bagaimana kita mampu menjadi wanita yang pandai dan tangguh seperti yang diajarkan dan diinginkan Kartini. Semangat kartini dan perjuangan kesetaraan gender menjadi tauladan bagi wanita Indonesia. Presepsi kita jangan sampai keliru memaknai kesetaraan gender, yang diperjuangkan Kartini, karena kodrat wanita haknya tetap berbeda dengan laki-laki. Sebaliknya kodrat pria juga mustahil disamakan dengan wanita. Janganlah wanita Indonesia salah mengartikan bahwa emansipasi wanita adalah hanya mengejar karir setinggi-tingginya dengan melawan kodrat, enggan menikah dan melahirkan serta bahkan mengambil alih tugas-tugas laki-laki. Kesetaraan gender yang kebablasan ini dengan mengorbankan kodratnya sebagai perempuan justru merupakan sebuah kekalahan bagi seorang perempuan. Kodrat seorang perempuan adalah menikah, berbakti pada suami, melahirkan, mengasuh, mengajar dan mendidik anak-anakya hingga mereka dewasa, mampu menjadi generasi yang tangguh dan beriman. Emansipasi bukan harga “mati” dalam arti semuanya harus sama dengan laki-laki. Sebagai perempuan kita tetap seorang istri dari pasangan kita, seorang ibu dan pendidik bagi anak-anak kita.
Emansipasi yang disuarakan oleh Kartini pada zamannya, menekankan pada tuntutan agar para perempuan memperoleh pendidikan yang memadai, menaikan derajat perempuan yang kurang dihargai pada masyarakat Jawa, kebebasan mengkritik/berpendapat dan mengeluarkan pikiran,otonomi dan persamaan hukum. Kekecewaan dan kepedulian Kartini terhadap nasib wanita (bumiputera) bermula dari kondisi keluarganya sendiri, ia menyaksikan sendiri dan ikut merasakan pederitaan yang harus ditanggung ibu kandung, ibu tirinya akibat poligami yang dilakukan ayahnya. Semangat Kartini ingin memajukan wanita Indonesia melalui pendidikan, karena ia melihat bahwa wanita pribumi kususnya Jawa ada pada status sosial yang rendah,tidak bisa duduk di bangku sekolah, dipingit,dinikahkan dengan laki-laki yang tidak dikenal bahkan harus bersedia untuk di madu. Dia ingin wanita Indonesia memiliki kebebasan untuk menuntut ilmu dan belajar. Menurutnya pendidikan bagi kaum wanita sangat penting, Ia nyakin wanita yang terdidik, kelak juga akan mampu mendidik anak-anaknya dengan baik. Dari perempuanlah, anak-anak bangsa menerima pendidikan yang pertama, di pangkuan dan kasih sayang seorang perempuan mereka belajar, merasa, berbicara dan berfikir.
Selamat hari kartini, mari kita renungkan dan apresiasiakan pemikiran-pemikiran Kartini untuk kita jadikan tauladan sebagai perempuan yang nyakin terhadap kemampuan dirinya,perempuan yang secara kodrati diberi kelebihan untuk melahirkan kehidupan,tetapi dia bukan superwomen yang menyamakan dirinya dengan laki-laki. Semangat Kartini dan kesetaraan gender menjadi tauladan bagi para wanita Indonesia
Gagasan dan pemikiran-pemikiran Kartini tentang Emansipasi wanita, sesuai dengan ajaran-ajaran dalam Islam, sudah ada sejak jaman Nabi Muhammad SAW. Dimana pada waktu sebelum nabi Muhammad lahir atau dikenal dengan jaman jahiliah, wanita diperlakukan sebagai barang warisan, bahkan baru lahir sudah dibunuh dan dikubur secara hidup-hidup. Status sosial wanita lebih rendah daripada laki-laki. Setelah Muhammad diutus sebagai Nabi, perempuan diangkat derajadnya, dimana perempuan mempunyai hak untuk menerima penghormatan yang lebih besar dari anaknya daripada laki-laki, memperoleh pendidikan yang sama dengan laki-laki sebagai mana hadist nabi yang artinya “ menuntut ilmu wajib bagi kaum laki-laki dan perempuan,”. Memperoleh persamaan hak dengan kaum laki-laki sebagaimana contohnya tertuang dalam Alqur’an Surat An Nahl ayat 97.
“Barangsiapa yang mengerjakan amal saleh, baik laki-laki maupun perempuan dalam Keadaan beriman, Maka Sesungguhnya akan Kami berikan kepadanya kehidupan yang baik dan Sesungguhnya akan Kami beri Balasan kepada mereka dengan pahala yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan.”( Q.S An Nahl:97).
Ditekankan dalam ayat tersebut bahwa Islam mengakui adanya persamaam gender, laki-laki dan perempuan dalam Islam mendapat pahala (hak) yang sama dan bahwa amal saleh harus disertai iman.
Menurut pendapat saya peringatan hari Kartini ini tidak hanya dijadikan sebagai kegiatan seremonial saja, tetapi merupakan momen bagi kaum perempuan untuk evaluasi diri, dan yang tidak kalah pentingnya bagaimana wanita Indonesia mampu berbuat sesuatu secara riil untuk kemajuan negerinya. Kalau dia sebagai seorang guru, dalam merayakan Kartini adalah dengan mengabdikan diri sepenuh hati untuk anak didiknya dalam rangka mempersiapkan sumber daya manusia yang berkualitas untuk membangun Negara yang lebih mandiri. Lebih inovatif dalam melaksanakan tugas pokonya terutama dalam kegiatan belajar mengajar, sehingga peserta didik akan senang untuk belajar. Para guru-guru Kartini barangkali tidak hanya mengejar sertifikasi tetapi lupa dengan tanggungjawabnya mendidik anak negeri. Guru Kartini dituntut tidak hanya sebagai pengajar yang hanya mentransformasikan dan menyebarluaskan ilmu pengetahuan,tetapi sekaligus sebagai penjaga moral bagi anak didiknya.

Friday, April 15, 2011

Ujian Tengah Semester

Mata Kuliah : Perencanaan,Implementasi dan Evaluasi Sistem Pendidikan
Semester : II
Dosen : Prof. Dr. H.S Koswara
Kelas : 11B
Tahun : 2011
__________________________________________________________________________

Jawablah soal di bawah ini sesuai dengan pertanyaan sebelumnya

1. Kenapa Perencanaan Pendidikan itu sangat penting ?
2. Apa yang dimaksud dengan Perencanaan Inovatif dan apa fenomena Perencanaan Inovatif itu ?
3. Menurut Hendry Mintaberg ada lima tahap dalam strategi perencanaan, tuli kelima tahap berikut penjelasannya !
4. Di dalam menyusun perencanaan pendidikan perlu memperhatikan pengaruh ASTAGRATA.Apa yang dimaksud ASTAGRATA dan jelaskan ke 8 unsur tersebut !
5. Apa yang dimaksud dengan karakteristik perencanaan pendidikan itu !
6. Bagimana rekontruksi perencanaan pendidikan agar memberi manfaat bagi masyarakat pendidik maupun masyarakat luas !
7. Kenapa antara perencanaan pendidikan dengan implementasi pendidikan itu tidak sinkron ?
8. Bagiamanakah proses perencanaan pendidikan dan model pendekatan perencanaan pendidikan menurut Benghart dan Tull ?

Ujian Tengah Semester

Saturday, April 2, 2011

Semut Nabi Sulaiman ( Cerita Untuk Anak Muslim)

Semut itu, mahluk yang diciptakan Allah dalam bentuk yang kecil. Mereka hidup secara berkelompok di dalam tanah, membuat lubang dan ruang yang bertingkat-tingkat sebagai rumah dan gudang tempat menyimpan makanan di musim dingin. Rakyat semut mempunyai organisasi yang baik pula. Mereka mempunyai sifat yang patut diteladani oleh kita selaku manusia yaitu selalu memberi salam dengan mesra sesama teman-teman, kerabat dan orangtuanya, mereka selalu bersalaman dan berciuaman ketika bertemu dengan saudaranya.Disamping itu juga para semut mempunyai sifat kerjasama yang cukup solid.
Pada suatu hari di perkampungan semut, berkatalah raja semut : “disana ada sepotong kurma, kirimlah 1000 semut tentaraku untuk mengambil dan membawanya”. Perintah sang raja.
Dengan hati yang riang gembira dan ceria, 1000 ekor semut bekerjasama melaksanakan perintah sang raja, mereka membawa sepotong kurma itu untuk persediaan makanan mereka selama satu tahun.
Semut takut pada air. ½ gelas air saja, dapat meneggelamkan dan membunuh 1000 ekor semut karena semut bukanlah mahluk yang pandai berenang. Masing-masing semut diperkampungan itu mempunyai tugas yang berbeda-beda, ada yang bertugas sebagai penjaga keamanan, ada juga yang mengawasi semut-semut pekerja yang lain.
Diantara beribu-ribu semut diperkampungan, ada 1 ekor semut yang gagah, pemberani, dan pekerjakeras, oleh sang raja semut itu di diangkat menjadi panglima semut yang bertugas menjaga keamanan kerajaan semut.
Ancaman lainnya yang paling berbahaya bagi semut selain air adalah manusia. Manusia akan membunuh dan memusnakan semut dengan tidak disadarinya. Terkadang manusia membunuh semut dengan telapak kakinya, karena tak melihat ketanah saat berjalan. Manusia hanya melihat kedepan, kebelakang, kekanan dan kekiri. Sungguh, alangkah angkuh dan sombongnya manusia ini !!!
Pada suatu hari panglima semut bertemu dengan seorang hamba Allah yang shaleh, rendah hati dan bijaksana. Beliau adalah raja yang sangat kaya raya. Sulaiman namanya. Suatu hari panglima semut sedang menjaga keamanan lembah semut, berjalan merayap dalam jarak yang cukup jauh. Terus berjalan, langkah demi langkah, sambil bertasbih kepada Allah SWT. Setelah berjalan cukup jauh, panglima mendapati sebuah pohon lalu merayap keatas pohon, diam sejenak sambil terus bertasbih pada Allah SWT.
Tiba-tiba terdengar sesuatu dari jarak yang jauh, lebih dari seribu langkah kaki mendekati perkampungan semut. Panglima semut terus naik keatas pohon yang lebih tinggi untuk melihat dan memastikan pasukan siapa yang datang. Dengan perasaan takut, terlihat sekumpulan pasukan yang terdiri atas jin, manusia dan burung berjalan dengan tertib. Pasukan ini bukan pasukan biasa. Barisan manusia, jin dan burung yang sangat panjang seolah-olah tak berujung. Kecemasan dan ketakutan merasuki tubuh sang panglima semut saat dia saksikan pasukan yang begitu banyak.
“Seandaianya pasukan semut tersebut melewati perkampungan kami , hancurlah kami’, dalam hati panglima semut berkata.
Dengan perasaan cemas akan bahaya yang mengencam,tergesa-gesa panglima semut turun dari atas pohon, dia kerahkan tenaga untuk berlari dengan kecepatan yang sangat tinggi pulang menuju keperkampungan semut.
Sepanjang perjalanan semut pulang, dia sampaikan berita tentang apa yang ia lihat kepada semut-semut yang berpapasan.
“bahaya sedang mengancam kita wahai saudaraku,” katanya.
“Bahaya apa?”, Tanya semut yang lain.
“Ada sekumpulan pasukan manusia yang sedang berjalan kearah kita” katanya panglima semut
Sesampaianya panglima di kerajaan semut , ia langsung melaporkan kepada sang raja tentang bahaya yang ia lihat.
“Ada barisan tentara dari jin, manusia dan burung tuanku, mereka diatur sangat tertib dalam barisan dan sepertinya akan melawati lembah semut, tempat perkampungan kita sang raja”
“Berapa jumlah tentaranya?”, Tanya sang raja semut.
“banyak tuanku..!” lapor sang semut.
Didalam lembah semut, kemudian mereka mengadakan rapat yang diikuti oleh para punggawa semut dan hanya berlangsung beberapa detik. Hasil dari rapat dewan semut itu antara lain ;
Intruksi agar para semut yang ada diperkampungan masuk kelubang atau rumah masing-masing,
Bagaimana dengn para semut yang keluar rumah yang sedang bekerja..?
Untuk semut yang berada diluar perkampungan diperintahkan untuk segera kembali secepat mungkin kedalam perkampungan.
Panglima semut membunyikan peluit peringatan terakhir. Panglima semut dan rajanya kemudian naik keatas pohon berdiri disana sambil mengawasi dan mengamati situasi. Pandangan sang panglima semut lurus kearah utara, jalan yang akan dilewati oleh ribuan pasukan, jin, burung dan manusia.
Beberapa saat kemudian terlihat banyak pasukan dari kejauhan berbondong-bondong bagaikan kumpulan semut juga. Rombongan berjalan kearah kampung semut sambil mengucapkan takbir.
Setelah melihat rombongan pasukan makin mendekat, raja semut berseru dengan lantang :
“hai semut-semut, masuklah ke kedalam sarang-sarangmu masing-masing agar kamu tidak diinjak oleh Sulaiman dan bala tentaranya, sedangkan mereka tak menyadarinya”. (Q.S An-Naml:18)
Semua semut mendengar intruksi dari sang raja, semut-semut segera berlari menuju sarang masing-masing. Disaat yang sama, ketika semua semut sibuk kesarangnya masing-masing, tiba-tiba pasukan yang terdiri atas jin, burung dan manusia berhenti tepat dekat pohon dimana sang panglima dan raja semut berada.
Salah seorang dari pasukan tersebut, terlihat sangat gagah, berwibawa dan soleh. Dia adalah pemimpin pasukan. Dengan wajah yang ramah sang pemimpin mengucapkan salam kepada panglima semut yang sedang berada di atas pohon.
“Assalamualaikum warohmatullahiwabarokatuh, wahai semut”, sapa sang pemimpin.
“Wa’alaikum salam warohmatullahiwabarokatuh, tuan”, balas sang raja dan panglima semut serempak.
“Janganlah cemas dan takut dengan kehadiran pasukanku wahai semut” kata sang pemimpin dengan tersenyum
‘ Siapakah tuan, mengapa tuan mampu menggunakan bahasa semut ? tanya sang panglima semut.
Dengan senyumannya yang sangat berwibawa yang terlihat jelas dia orang yang soleh,manusia itupun menjawab; ‘ aku adalah panglima pasukan ini,
“Aku Sulaiman, nabi dan juga seorang raja”, balas sulaiman.
“seorang nabi !, benarkan itu ? Siapakah nama tuan ?, mengapa tuan mampu berbahasa semut ? tanya sang semut dengan keheranan.
“Aku diajari oleh Allah berbagai macam bahasa binatang”, kata nabi Sulaiaman.
Mendengar seruan sang raja semut tersebut, kemudian nabi Sulaiman berdo’a:
”Ya Tuhanku berilah aku ilham untuk tetap mensyukuri nikmat-Mu yang telah engkau anugrahkan kepadaku dan kepada dua orang ibu bapakku dan untuk mengerjakan amal sholeh yang engkau ridhoi;dan masukkanlah aku kedalam rahmat-Mu ke dalam hambamu yang saleh”.
(Q.S An-Naml:19)
Dengan badan gemetar panglima semut bertannya lagi,
“Wahai Sulaiman nabi Allah, bersediakan engkau mendo’akanku..?
“Apa yang harus aku doakan untuk para semut? kecuali seruanmu tadi akan menjadi firman Allah dalam Al Qu’ran dan dibaca oleh orang-orang soleh dalam solatnya.
Dengan mengucap takbir sang semut turun dari atas pohon.
“Alangkah mulianya Sulaiman, beliau sudah diberi nikmat yang sangat besar, namun tidak takabur dan sombong” kata raja semut kepada panglimanya.
Dengan suara lantang Nabi Sulaiaman kemudian berseru kepada seluruh pasukannya.
“Kita putar arah jangan melewati lembah dan perkampungan semut,” seru sang nabi.
Mendengar kata-kata sang nabi tersebut, para semut meloncat riang gembira dengan mengucapkan takbir dan selamat jalan kepada sang nabi,
Akhirnya para semutpun selamat dari bahaya injikan kaki manusia pasukan nabi Sulaiman